Minggu, 28 Februari 2010

Ibu Bekerja & Dampak terhadap perkembangan anak

Salah satu dampak krisis moneter adalah meningkatnya kebutuhan tidak dapat dipenuhi karena harga tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan ini adalah salah satu cara untuk menambah penghasilan keluarga ... akhirnya ketika biasanya hanya ayah yang bekerja sekarang ibupun pergi bekerja.

Ibu-ibu yang datang untuk bekerja punya banyak pilihan. Ada ibu yang memilih untuk bekerja di rumah dan ada ibu yang memilih untuk bekerja di luar rumah. Ketika ibu memilih untuk bekerja di luar rumah maka ibu harus pandai-pandai mengatur waktu untuk keluarga karena, pada kenyataannya, seorang ibu mempunyai tugas utama adalah mengatur urusan rumah tangga termasuk mengawasi, mengatur dan membimbing anak-anak. Terutama jika ibu memiliki anak kecil atau balita maka seorang ibu harus tahu betul bagaimana mengatur waktu dengan bijaksana. Seorang anak usia 0-5 tahun masih sangat tergantung dengan ibunya. Karena anak-anak usia 0-5 tahun belum dapat melakukan tugas pribadinya seperti makan, mandi, belajar, dan sebagainya. Mereka masih membutuhkan bantuan dari orang tua dalam melakukan pekerjaan ini. Jika anak pergi dengan seorang pembantu orang tua atau khususnya ibu harus tahu betul bahwa para pelayan dapat membimbing dan membantu anak-anak dalam pekerjaan mereka. Jika pelayan tidak mampu melakukannya anak-anak yang akan menderita kerugian.

Pembentukan kepribadian seorang anak dimulai ketika anak-anak berusia 0-5 tahun. Anak-anak akan belajar dari orang-orang dan lingkungan sekitarnya tentang hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang di sekelilingnya. Anak-anak yang berada dalam lingkungan yang sering marah, memukul, dan tindak kekerasan lainnya, anak juga akan tumbuh menjadi orang yang kuat. Kepada ibu atau orangtua harus bijaksana dalam anak kiri ketika orang tuanya bekerja.

Kadang-kadang hanya karena lingkungan yang kurang mendukung ketika anak masih kecil akan mengakibatkan dampak negatif bagi pertumbuhan kepribadian anak pada usia berikutnya. Seperti kasus kasus-kasus kenakalan remaja, keterlibatan anak dalam dunia narkoba, dan sebagainya dapat terjadi karena pembentukan kepribadian di masa kanak-kanak tidak mapan.

Untuk itu para ibu yang bekerja di luar rumah harus mengelola waktu Anda dengan bijaksana. Bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga sangat mulia, tetapi masih harus diingat bahwa tugas utama adalah menyusun seorang ibu rumah tangga. Ibu-ibu yang harus meninggalkan pekerjaan pagi hari dan kembali pada sore hari tetap harus meluangkan waktu untuk berkomunikasi, bercanda, memeriksa tugas-tugas sekolah, meskipun dia sangat lelah setelah seharian bekerja di luar rumah. Tapi pengorbanan ini akan menjadi kebahagiaan jika mereka melihat anak-anak mereka tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan stabil.

Sedangkan ibu bekerja di rumahpun tetap harus mampu mengatur waktu dengan bijaksana.

Tapi tugas ini tentunya bukan hanya tugas ibu saja, tetapi ayah harus pergi untuk membantu ibu untuk melakukan tugas-tugas rumah tangga sehingga kesatuan dan harmoni di dalam rumah tanggapun akan tetap dipertahankan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar